Friday, January 13, 2012

i pretend to be okay....

dimarahin kamu, aku udah biasa
dibentak kamu, aku udah biasa
denger kata kasar dari kamu, aku udah biasa
dibenci kamu, aku udah biasa
diacuhkan kamu, aku udah biasa

tapi aku nggak bisa biasa kalo nanti nggak ada kamu..
aku nggak tau, aku bisa atau nggak.
aku nggak tau, punya waktu berapa lama lagi sama kamu
nggak tau berapa bulan, minggu, hari, atau bahkan mungkin tinggal beberapa jam lagi..
sepertinya tanganku sudah nggak cukup kuat menahannya

seminggu yang lalu, di hari dan jam yang sama seperti sekarang..
aku duduk sendiri, di stasiun kereta.. menunggu untuk berangkat ketemu kamu disana..
aku inget, sebelum aku bangunin kamu, kamu bahkan udah bangun duluan untuk cek keberadaanku..
aku inget, perasaanku saat itu, bahkan aku inget irama jantung..
aku inget setiap detail yang terjadi di minggu lalu, tanpa menyangka seminggu kemudian akan begini ceritanya...
aku inget, saat itu juga aku lagi merencanakan dan membayangkan seperti apa aku setelah sampai dan 2 hari kedepan, samapai aku kembali kesini. walaupun kenyataannya sangat berbanding terbalik dengan apa yang aku harapkan.
saat aku pulang, aku pun masih berharap kedatangan aku kesana membawa suatu perubahan buat aku sama kamu, dan iya... aku dapet perubahan itu.
tapi masih tetap nggak seperti yang aku harapkan..

semua yang terjadi hari ini, hanya berawal dari sebuah permintaan tolong dari aku
aku hanya minta tolong untuk kamu bantu mengerjakan tugas. simple, kamu hanya perlu jadi narasumber aku. nggak lebih.
semua gagal karena kamu sibuk.
kecewa? sangat!
pertama kali tugas itu diberikan, yang ada didalam pikiranku langsung kamu.
aku tau perjalanan kamu di dunia itu sampe hasil yang kamu dapatkan sekarang bisa jadi inspirasiku untuk ngerjain tugas. aku tau ada sesuatu yang bisa aku banggakan dari kamu. tapi kamu hanya liat semua itu dari sisi "ribet" nya aja. tanpa mau memahami, kenapa aku memilih kamu untuk jadi bahan tugas ku. dan atas kejadian ini, mungkin ini pertama dan terakhir aku meminta 'dukungan' kamu untuk tugas ku. aku nggak akan mellibatkan kamu lagi, aku ngerti kamu sibuk.

kamu tau nggak? aku sedang mempersiapkan mental ku untuk menghadapi, kalau-kalau sebentar lagi kamu akan memilih untuk ninggalin aku demi 'semua' ini.
aku nggak mau berucap aku tertekan, nggak sama sekali.
aku hanya ingin melihat situasi dan kondisi sekarang ini dengan lebih nyata dan lebih menerima. aku nggak tau sekarang yang ada dalam pikiran kamu apa.
aku nggak mau yang buruk2 terjadi, aku nggak berani ambil pilihan. aku takut nyesel. semua aku serahin ke kamu. saat kemampuan ku untuk menahan sudah mulai berkurang, sekarang tugas kamu.. akan menarikku dan bertahan bersamaku atau.... melepasku..

tapi pesanku untuk kamu..
tolong, apapun yang terjadi.. tetaplah jadi kamu yang dulu
jangan jadikan semua posisi yang kamu miliki sekarang untuk kamu tinggi hati..
aku nggak pengen segala yang buruk2 terjadi terhadap kita, tapi........
kalo ternyata setelah ini kita udah masing2, tetaplah jadi seseorang yang low profile..
karena aku merasakan perubahan itu terhadapku. entah kamu terhadap orang lain bagaimana, tapi terhadapku.. kamu sudah tidak se "low profile" dulu..
tetap lah jadi kamu yang dulu.....

apapun yang terjadi aku nggak benci kamu...
aku sayang kamu :")

"mencintai dan menyayangin itu gak sulit
tapi bertahan untuknya yang sulit..
meskipun pernah dan telah melewati hari paling buruk untuk cinta
bukan berarti kamu mampu menghadapinya jika itu terulang lagi
berdiri tegak, berpegangan pada janji dan harapan, terseok penuh darah hingga mampu bangkit lagi...
yakin hampir semua orang pernah merasakannya
bagi yang merasa yakin masih mampu berjuang untuknya, jangan pernah beristirahat
tapi, jika cinta itu memutuskan untuk melepaskan pegangannya terhadapmu..
jalan terbaik maka ikhlaskan..."

1 comment:

  1. nice indyy! follow blog gue juga dong :p http://lidwinasherley.blogspot.com/
    makasih :*

    ReplyDelete