cukup menguras hati dengan apa yang terjadi 2 minggu belakangan..
ditambah dengan telfon yang di reject dan terang-terangan bilang dia ga mau ngomong sama gue..
gue ga mau negatif thinking, tapi ga munafik gue ga bisa lepas dari pikiran2 itu..
jadi mulai sekarang, gue nyatakan bahwa gue udah pasrah dan ikhlas sama apapun yang terjadi..
udah ga tau lagi gimana cara yang baik untuk mempertahankan.
dengan mudahnya dia bilang "ga suka" saat dia ga suka, bilang "ga mau" saat dia ga mau, bilang "berubah" saat dia mau semuanya berubah. sedangkan gue ga punya hak untuk kaya gitu. saat gue menyampaikan ketidakbersediaan gue, ketidaksukaan gue.. dia pasti akan mengelak dengan berbagai alasan. walaupun mungkin sesekali berakhir dengan dia menerima. tapi itu hanya kurang dari 5 persen persentase nya.
jadi mulai detik ini, silakan lakukan sesuka mu. kalo memang memang ada "Sesuatu" didalam semua ini, yah dia udah tau mungkin apa yang harus dilakukan dan apa yang akan terjadi.
mungkin dia nggak tau, mungkin kalo dikasih tau pun ga percaya
sudah berapa banyak air mata yang mengalir..
bukan berarti gue cengeng,tapi itu bentuk dari sikap "gueudahgataulagimestiberbuatapa" dari diri gue..
mesti gue bayar pake apa keadaan ini agar semuanya kembali normal?
gue tau air mata ga akan cukup.. :(
No comments:
Post a Comment